Tampilkan postingan dengan label Haru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Haru. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Agustus 2015

[Review] You Are The Apple Of My Eye


Judul buku : You Are The Apple of My Eye
Penulis : Giddens Ko
Harga : Rp 63.000,-
Halaman : 350
Terbit : February 2014

Penerbit : Haru


Blurb :

Kau sangat kekanak-kanakan – Shen Jiayi
Sedikit pun kau tidak berubah, nenek yang keras kepala – Ke Jingteng

Semua berawal saat Ke Jingteng, seorang siswa pembuat onar, dipindahkan untuk duduk di depan Shen Jiayi, supaya gadis murid teladan itu bisa mengawasinya. Ke Jingteng merasa Shen Jiayi sangat membosankan seperti ibu-ibu, juga menyebalkan. Apalagi, gadis itu selalu suka menusuk punggungnya saat ia ingin tidur di kelas dengan pulpen hingga baju seragamnya jadi penuh bercak tinta. Namun, perlahan Ke Jingteng menyadari, kalau Shen Jiayi adalah seorang gadis yang sangat spesial untuknya.

Karena masa mudaku, semua adalah tentangmu...

***
Read Comments

Selasa, 26 November 2013

[Review] Crying 100 Times


Judul buku : Crying 100 Times (100 Kai Naku Koto)
Penulis : Nakamura Kou
Harga : Rp 49.000,-
Halaman : 256
Terbit : Juni 2013
Penerbit : Haru

Blurb :

“To love, to honor. To cherish, to help. Until death do us apart.”

Waktu itu, 
kami sedang memperbaiki 
sepeda motor tuaku.

Waktu itu, 
ia memintaku untuk menjenguk Book, 
anjing tua kesayanganku yang sekarat.

Dari dulu, 
Book sangat menyukai 
suara mesin motorku.

Waktu itu, 
Aku melamarnya. 

Waktu itu,
aku merasa aku adalah 
pria paling bahagia di dunia.

Aku kira, 
kebahagiaan ini 
tidak akan berakhir. 

Tapi..

***
Read Comments

Sabtu, 23 November 2013

[Review] Explicit Love Story



Judul buku : Explicit Love Story
Penulis : Lee Sae In
Harga : Rp 65.000,-
Halaman : 386
Terbit : Juli 2013
Penerbit : Haru


Blurb :

Semua orang menganggapku ahli dalam berpacaran. Bahkan, pertanyaan mendetail tentang cara berciuman dan melakukan hubungan intim juga datang menghampiriku. Sejujurnya, aku merasa sedih setiap kali pertanyaan seperti itu muncul karena sebenarnya aku adalah "tong kosong yang nyaring bunyinya". Ucapan vulgar yang keluar dari mulutku sesungguhnya adalah hasil dari pengetahuan yang kudapat melalui Internet dan majalah.

Lalu, suatu ketika... saat sedang menonton film sendirian di klub film yang kuikuti, film yang tak kuketahui judulnya itu tiba-tiba macet. Sialnya, adegan yang tampil adalah adegan dewasa yang bisa membuat malu siapa pun yang melihatnya.

Sialnya lagi, satu-satunya cara mematikannya adalah mencabut colokan kabel listrik TV yang berada tepat di belakang TV berukuran besar ini. Saat aku sedang bersusah payah memeluk TV itu untuk memindahkannya, seorang pria tiba-tiba masuk.

Mati aku! Mau ditaruh di mana mukaku?


***
Read Comments